“Seks Oral” Ternyata Banyak Penyakit Yang Bisa Ditularkan Dari Kegiatan Ini

Banyak cara yang dilakukan untuk memuaskan diri bersama pasangan dalam melakukan seks. Salah satunya adalah dengan seks Oral. Seks oral adalah aktivitas seks yang melibatkan mulut dengan daerah genital. Menjilat atau mengulum alat kelamin seperti penis atau vagina merupakan aktivitas seks yang dilakukan dengan pasangan. Seks oral bisa menjadi alternatif yang lebih aman untuk melakukan hubungan seksual. Meskipun wanita tidak bisa hamil akibat seks oral, risiko tertular penyakit kelamin dari seks oral tetap ada.

Risiko penyakit kelamin dari seks oral memang kecil dibandingkan dengan seks anal atau vaginal, namun Anda tidak boleh meremehkan masalah ini. Sehingga menggunakan kondom atau pelindung lainnya sangat disarankan saat seks oral. Penyakit kelamin atau penyakit menular seksual disebabkan oleh virus atau bakteri yang nyaman hidup di tempat hangat, lembap, dan lembut, seperti di mulut dan daerah genital. Penyakit kelamin ini dapat menyebar dari daerah kelamin ke mulut dan dari mulut ke daerah genital.

Penyakit kelamin pada umumnya menular dari individu ke individu lainnya melalui cairan tubuh atau kontak langsung dengan kulit dan luka pada kulit seseorang. Risiko Anda bisa tertular penyakit kelamin dari seks oral dapat terjadi jika melakukan seks oral dengan orang yang mengidap penyakit kelamin dan terutama jika tidak memakai alat pelindung, seperti kondom.

Resiko Penyakit Menular yang disebabkan Seks Oral

Ada berbagai penyakit yang bisa ditularkan pada tbuh maupun alat kelamin bagi orang yang sering melakukan hal tersebut. Apa sajakah penyakit tersebut? Berikut penjelasannya :

  • Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah penyakit infeksi pada alat kelamin yang disebarkan melalui hubungan seksual. Penyakit ini merupakan yang paling umum dari kelompok infeksi menular seksual (IMS). Infeksi ini tidak fatal tetapi dapat memicu komplikasi, seperti ketidaksuburan, infeksi jaringan kulit vagina (selulitis) pada wanita. Pada pria, menyebabkan tersumbatnya uretra. Infeksi pada masa kehamilan dapat mengakibatkan kelahiran prematur dan berat badan bayi yang ringan.

  • Sipilis

Sipilis adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri yang dapat menginfeksi kulit, mulut, alat kelamin, serta sistem saraf. Sipilis dikenal juga dengan nama sifilis atau raja singa. Jika terdeteksi lebih awal, sifilis akan lebih mudah disembuhkan dan tidak akan menyebabkan kerusakan permanen. Namun, penyakit sipilis yang tidak diobati dapat mengakibatkan kerusakan serius pada otak atau sistem saraf serta organ lainnya, termasuk jantung.

  • Gonore

Gonore adalah infeksi bakteri yang dapat menular dari orang ke orang ketika Anda melakukan kontak seksual dengan orang yang terinfeksi, atau melakukan kontak dengan cairan tubuh mereka. Gonore juga dapat menular dari ibu kepada anak. Gonore atau disebut juga dengan kencing nanah merupakan penyakit yang tergolong umum tertular melalui seks oral.

Penyakit ini disebabkan karena bakteri Neisseria gonorrhea. Namun, kemungkinan seorang pria terkena gonore jika melakukan seks oral pada wanita lebih rendah karena infeksi gonore pada wanita lebih terfokus pada serviks daripada luar vagina.

  • Herpes genital

Penyakit ini umum terjadi disebabkan oleh seks oral. Herpes genital disebabkan oleh virus herpes simplex 2 (HSV 2). Biasanya ditandai dengan benjolan berair pada alat kelamin. Bahkan, benjolan ini juga bisa menyerang anus atau mulut. Virus biasanya cepat mati di luar tubuh. Jadi, tidak mungkin Anda bisa tertular karena duduk di toilet atau menggunakan handuk bekas penderita.

Akan tetapi, virus herpes simplex bisa tinggal baik di mulut dan alat kelamin. Maka, seks oral jelas bisa menularkan virus ini. Herpes genital bisa dikenali dengan kemunculan luka melepuh berwarna kemerahan dan terasa sakit di sekitar area kelamin. Luka ini bisa pecah dan menjadi luka terbuka.

  • Human papilomavirus (HPV)

Saat melakukan seks oral, Anda berpotensi terkena HPV jika dilakukan dengan orang yang terinfeksi HPV. Pada umumnya, orang yang memberi seks oral lebih berisiko terkena HPV karena ia mengalami kontak langsung dengan cairan vagina atau air mani. Anda juga masih bisa tertular HPV dari kontak kulit ke kulit, seperti hubungan seks. HPV yang diperoleh dari seks oral merupakan faktor utama yang bisa menyebabkan kanker tenggorokan dan mulut.

Human papillomavirus atau HPV adalah virus yang dapat menyebabkan tumbuhnya kutil di berbagai bagian tubuh. Virus ini hidup pada sel-sel kulit dan memiliki lebih dari 100 jenis. Ada sekitar 60 jenis HPV penyebab kutil yang biasanya menginfeksi bagian-bagian tubuh seperti kaki dan tangan, sementara 40 lainnnya memicu munculnya kutil kelamin.

  • Klamidia

Klamidia termasuk penyakit kelamin yang disebabkan oleh seks oral yang jarang terjadi. Risiko terkena penyakit ini lebih tinggi ketika melakukan seks oral pada penis daripada pada vagina. Klamidia disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Klamidia tidak hanya menginfeksi alat kelamin, tapi bisa juga menjangkiti mata dan menyebabkan terjadinya peradangan selamput mata (konjungtivitis) jika cairan vagina atau sperma yang terinfeksi terkena mata.

Human papillomavirus atau HPV adalah virus yang dapat menyebabkan tumbuhnya kutil di berbagai bagian tubuh. Virus ini hidup pada sel-sel kulit dan memiliki lebih dari 100 jenis. Ada sekitar 60 jenis HPV penyebab kutil yang biasanya menginfeksi bagian-bagian tubuh seperti kaki dan tangan, sementara 40 lainnnya memicu munculnya kutil kelamin.

Itulah sebabnya, meskipun Anda melakukan seks oral, tetap lakukan dengan aman. Misalnya pastikan dulu Anda dan pasangan sama-sama bersih dari penyakit kelamin dengan rutin memeriksakan diri ke dokter. Selain itu, penting juga untuk menggunakan kondom saat seks oral guna mencegah penularan penyakit. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda.