Apakah “Bodoh” Itu Suatu Penyakit?

Orang yang pandai, bisa membaca orang yang dihadapi adalah orang bodoh. Sebab, sebelumnya dia pernah menjadi orang bodoh. Tetapi, orang yang bodoh tidak akan pernah tahu bahwa orang yang dihadapinya adalah orang pandai, sebab dia sebelumnya belum pernah menjadi orang pandai. Pasti sudah tidak asing lagi bukan? Yah, kata-kata ini sering kali diterapkan untuk menunjukan bahwa tidak ada yang tak mungkin jika seseorang terus berusaha.

Nah, sering kali kita mendengar kata ‘bodoh’ apa sih sebenarnya arti kata tersebut? Adakah yang tahu?Atau selama ini hanya sekedar mengucapkan saja.

Defenisi Bodoh

1

Kata “bodoh” adalah kata sifat yang menggambarkan keadaan di saat seseorang tidak menyadari sesuatu hal, tetapi masih memiliki kemampuan untuk memahaminya. Kebodohan adalah keadaan dan situasi di saat kurangnya pengetahuan terhadap sesuatu informasi bersifat subjektif. Hal ini tidak sama dengan tingkat kecerdasan yang rendah (kedunguan), seperti kualitas intelektual dan tingkat pendidikan yang dimiliki seseorang.

Kata “bodoh” adalah kata sifat yang menggambarkan keadaan di saat seseorang tidak menyadari sesuatu hal. Banyaknya definisi mengenai kata bodoh, membuat seseorang bingung dan bahkan tak tahu mengenai defenisi ini. Mereka akan menjawab kerap sekali diberi pertanyaan mengenai ‘defenisi bodoh’. Yah kata bodoh kerap sekali menghampiri mereka yang kurang paham akan pembelajaran atau kurangnya dalam bergaul dan menanggapi semua itu, banyak mereka yang menyebutkan seseorang bodoh.

2

Bodoh bukan masalah otak dalam pengolahan kognisi atau rendahnya IQ (Intelligence Quotient) yang biasanya kerap ditandai dengan rendahnya kemampuan individu dalam berfikir dan melanar sesuatu. Bodoh bukan masalah rendahnya nilai dalam suatu pelajaran atau ujian. Bodoh juga bukan masalah kemampuan seorang individu menangkap dan mengartikan stimulus yang masuk pada dirinya, bodoh bukan berjalan pada lingkup-lingkup tersebut.

Dalam ranah ilmu Psikologi, tidak ada istilah bodoh untuk menggambarkan kasus-kasus yang telah tersebutkan diatas. Artinya, mereka bukan penyandang predikat bodoh, tapi mereka adalah seseorang yang memiliki kemampuan dibawah standar atau di bawah rata-rata. Namun pertanyaanya ialah, apakah bodoh itu suatu penyakit? Dan banyak orang tua yang kualahan menghadapi anak-anaknya yang kurang dan tidak aktif dalam pelajaran.

Bodoh Itu Penyakit

3

Bodoh itu penyakit. Karena penyakit, maka bodoh atau kebodohan itu pasti ada obatnya, kebodohan itu pasti bisa diobati. Obat kebodohan yang paling utama adalah bertanya. Tentu bukan asal tanya, tetapi tanya kepada ahlinya, yaitu orang yang tahun persis duduk persoalan ikhwal yang ditanyakan. (Orang berilmu)

Nah maksudnya disini ialah, jika seseorang bisa belajar dengan baik dan dapat mengikuti pelajaran. Mengapa kamu tidak? Dan mengapa kamu tidak mau seperti dia? Namun ini yang harus kamu tahu, agar dapat menghindar dari penyakit ini. Ada 2 golongan manusia, yang dikatakan bodoh dan kerap kali disandingkan dengan kemalasan.

4

Ternyata bodoh dan males ini tidak pernah bersanding dan perlu kamu tahu bahwa manusia Malas lebih baik dari pada manusia BodohCiri-ciri manusia bodoh yakni, menjadi bawahan orang malas. Sedangkan ciri orang malas adalah memilih solusi paling sederhana, mudah bagi si pemalas dan minim resikonya. Misalnya saja, bila dihadapkan pada pilihan antara satu (1) dan nol (0), orang malas akan memilih nol (0).

Dan perlu kamu tahu, bahwa banyak orang yang dipandang besar dan berhasil di dunia ini adalah orang malas. Mulai dari Bill Gates, Mark Zuckerberg, Steve Jobs, adalah orang malas.

Contohnya saja dengan Bill Gates. Bila dia bodoh, dia akan menyelesaikan kuliahnya di Harvard University dan memilih menjadi pegawai. Namun, karena malas, Bill Gates lebih memilih mengutak-atik komputer dan membuat Microsoft. Bahkan, Bill Gates sendiri pernah berkata untuk mempekerjakan orang malas. Karena orang malas lebih menghasilkan solusi konkret dan sederhana.

5

Contoh lainnya adalah Larry Page dan Sergey Brin. Sebelum membangun Google, keduanya adalah mahasiswa S3 di Standford University. Bila mereka bodoh, mereka akan menyelesaikan kuliahnya S3-nya dan bekerja sebagai saintis. Namun, mereka malas dan lebih memilih mengembangkan Google.

Pada akhirnya, perusahaannya menjadi raksasa mesin pencari dunia. Gimana kamu masuk golongan malas atau bodoh? Ingat bodoh itu penyakit dan kamu dapat mengobatinya dengan cara ‘belajar dan menambah wawasan dengan bergaul ‘positif’. Jadi kamu sudah dapat bedakan bukan? Kalau bodoh itu bukan mereka yang males.

Penyebab Otak Menjadi Lambat

6

Mungkin kamu tidak menyadari bahwa kebiasaan kamu setiap hari juga dapat memicu kelambatan pada otak dan bahkan pola makan yang tak sehat menjadi penyebab utamanya. Nah ini yang harus kamu hindari,

Udang Dan Vitamin C

7

Jangan makan udang setelah Anda makan Vitamin C. Karena ini akan menyebabkan keracunan dari racun Arsenik (As) yang merupakan proses reaksi dari Udang dan Vitamin C di dalam tubuh dan berakibat keracunan yang fatal dalam hitungan jam. Mengkonsumsi udang dan Vitamin C secara bersamaan dapat mengakibatkan sel2 stimulus Otak menjadi gampang terganggu, pada akhirnya dapat mengakibatkan Kebodohan dan IQ menjadi Turun.

Mie Instan

8

Untuk para penggemar mi instan, pastikan kamu punya selang waktu paling tidak 3 (tiga) hari setelah kamu mengkonsumsi mi instan, jika kamu akan mengkonsumsinya lagi, dari informasi kedokteran, ternyata terdapat lilin yang melapisi mi instan. Itu sebabnya mengapa mi instan tidak lengket satu sama lainnya ketika dimasak. Konsumsi mie instan setiap hari akan meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkiti kanker.

Seseorang, karena begitu sibuknya dalam berkarir tidak punya waktu lagi untuk memasak, sehingga diputuskannya untuk mengkonsumsi mi instan setiap hari. Akhirnya dia menderita kanker Dokternya mengatakan bahwa hal ini disebabkan karena adanya lilin dalam mi instan tersebut. Dokter tersebut mengatakan bahwa tubuh kita memerlukan waktu lebih dari 2 (dua) hari untuk membersihkan lilin tersebut. Itulah sebabnya dianjurkan untuk mengonsumsi makanan sehat dan bahkan bauh-buahan.

Bahaya Dibalik Kemasan Makanan

9

Kemasan makanan merupakan bagian dari makanan yang sehari-hari kita konsumsi. Bagi sebagian besar orang, kemasan makanan hanya sekadar bungkus makanan dan cenderung dianggap sebagai “pelindung” makanan. Sebetulnya tidak tepat begitu, tergantung jenis bahan kemasan.

Sebaiknya mulai sekarang kamu cermat memilik kemasan makanan. Kemasan pada makanan mempunyai fungsi kesehatan, pengawetan, kemudahan, penyeragaman, promosi dan informasi. Ada begitu banyak bahan yang digunakan sebagai pengemas primer pada makanan, yaitu kemasan yang bersentuhan langsung dengan makanan. Tetapi tidak semua bahan ini aman bagi makanan yang dikemasnya.

Dan kamu juga harus hindari kebiasaan ini agar otak dapat bekerja dengan baik.

Inilah 5 Kebiasaan Sehari-hari Yang Menurunkan IQ

Menurut para ahli, semua hal di dunia modern mulai dari teknologi hingga kebiasaan makan bisa mengikis kemampuan otak kita, menyerang pusat syaraf dan membuat kita lebih lambat dan kurang gagasan. Para peneliti mulai mengkhawatirkan fenomena ini, karena skor IQ manusia saat ini semakin menurun.

1. Tidak mau sarapan.

Sepele ya sepertinya? Namun ini penyebab yang harus kamu terima, banyak mereka yang tak paham akan pentingnya sarapan pagi. Dan terlalu banyak orang yang menyepelekan sarapan. Padahal tidak mengkonsumsi apapun di pagi hari menyebabkan turunnya kadar gula dalam darah. Hal ini berakibat pada kurangnya masukan nutrisi pada otak yang akhirnya berakhir pada kemunduran otak.

2. Multitasking

Earl Miller, ahli syaraf di Massachusetts Institute of Technology, mengatakan: “Otak kita tidak terpasang untuk multitasking. Ketika orang-orang berpikir sedang multitasking, sebenarnya mereka hanya berpindah dari satu tugas ke tugas lainnya dengan cepat.

Dan setiap kali mereka melakukan hal tersebut, ada ‘biaya kognitif’ yang dikeluarkan,”. Saat multitasking, kita menggunakan glukosa yang merupakan ‘bensin otak’ lebih cepat, sehingga membuat pikiran kita bekerja dua kali lebih banyak dan kelelahan.

Mengecek e-mail di tengah-tengah pekerjaan bisa menurunkan IQ kita hingga 10 poin. Miller menambahkan, multitasking bisa membahayakan kita. Contohnya saat menyetir sambil menelepon. Kapasitas kognitif kita yang terbatas menandakan kita tidak bisa fokus pada tugas yang terlalu banyak.

3. Googling

Memiliki informasi tak terbatas setiap saat, merupakan keberuntungan sekaligus bencana bagi syaraf. Dengan mudah bisa mencari alamat, resep, nomor telepon, melalui Google berarti kita jadi tidak terlalu mengandalkan memori sendiri. Hipokampus otak berhubungan dengan ingatan yang paling baru.

Googling mempengaruhi teknik penyimpanan memori tersebut. Sebagai contoh, penelitian yang dilakukan Columbia University menunjukkan saat ini kita lebih mungkin untuk mengingat di mana kita menyimpan informasi daripada isi informasi itu sendiri. Microsoft mengatakan, rentang ingatan otak kita telah menurun, dari rata-rata 12 detik 15 tahun yang lalu, menjadi 8 detik saat ini.

4. Terlalu banyak gula

Studi UCLA di tahun 2012 yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa terlalu banyak fruktosa, gula yang ditemukan pada buah-buahan, madu dan sayuran. Efektif memperlambat otak dengan mempengaruhi kemampuan insulin untuk membantu sel-sel otak mengubah gula menjadi energi untuk berpikir. Namun, mengonsumsi omega 3 bisa melawan masalah tersebut.

5. Mengunyah permen karet

Belum lama ini, kita masih mengira bahwa mengunyah permen karet baik untuk kesehatan kita. Ahli syaraf, Earl Miller mengatakan ‘Mengunyah permen karet merupakan latihan fisik yang memperlancar aliran darah ke otak, meningkatkan fungsi kognitif dengan memberikannya energi ekstra’ katanya. Namun, eksperimen terbaru justru menunjukkan hal berbeda. Mengunyah permen karet justru mengalihkan perhatian partisipan dari tugas mengingat jangka pendek seperti mempelajari urutan barang dari sebuah daftar.

Yah mungkin dari semua manusia di dunia tak ada yang ingin terlihat bodoh apalagi sampai menerima kenyataan bahwa mereka dikategorikan sebagai manusia yang memiliki otak lambat.

Macam Penyakit yang Membuat Orang Bodoh

Setiap orang pasti menginginkan kondisi tubuh yang sehat dan kuat. Banyak diantara mereka melakukan hal apapun untuk dapat selalu sehat. Tidak terkecuali dengan kita bukan? Nah, ternyata terdapat penyakit yang dapat membuat orang menjadi bodoh. Kok bisa? Penyakit-penyakit tersebut dapat mempengaruhi kesehatan dan kecerdasan pada diri kita.

Hal ini telah dibuktikan dalam sebuah jurnal yaitu Journal Plos One dimana dalam jurnal tersebut menerangkan bahwa beberapa penyakit yang sering menghinggapi manusia dapat membuat orang menjadi bodoh. Walaupun tidak menjadi kebodohan permanen. Berikut ini akan diulas beberapa macam penyakit yang membuat orang bodoh sehingga kita harus lebih hati-hati dengan penyakit tersebut.

  • Infeksi

10

Beberapa waktu yang lalu telah dilakukan penelitian di Denmark yang tepatnya berada di Aarhus University. Beberapa peneliti dalam universitas tersebut melakukan penelitian terhadap orang yang mengidap penyakit infeksi seperti flu. Ternyata seseorang yang mengidap jenis penyakit menular ini memiliki resiko mengalami penurunan kinerja pada otaknya. Sehingga orang tersebut susah untuk berfikir, mengambil keputusan dan lain-lain yang ada hubungannya dengan berfikir. Bingungkan mengapa bisa seperti itu?

Nah, hal ini terjadi karena penurunan kekebalan tubuh menghambat kerja otak sehingga sel-sel yang ada di otak komunikasinya menjadi terhambat. Padahal dalam otak terdapat jutaan bahkan puluhan juta sel yang harus saling berkomunikasi dengan baik. Oleh karena itu, jagalah diri kita agar terhindar dari infeksi menular seperti flu. Dan perlu kamu ingat, bahwa dalam keadaan tidak fit. Otak dianjurkan untuk tidak berfikir keras atau kata lain tidak boleh memikirkan banyak hal.

  • Insomnia

11

Mungkinkah dari kamu ada yang mengalami gejala yang satu ini? Penyakit insomnia atau susah tidur biasa dialami oleh beberapa orang dari kita. Tapi tidak jarang kita pun pernah mengalaminya. Hal ini kedengarannya aneh di telinga orang-orang yang belum pernah mengalami insomnia. Insomnia merupakan ketidakmampuan seseorang untuk tertidur selama waktu yang seharusnya dilakukan untuk beristirahat dengan lelap di malam hari.

Seorang peneliti dari University of Pennsylvania Perelman School of Medicine melakukan penelitian terhadap penyakit kurang tidur ini. Penelitian ini menggunakan media tikus sebagai bahan percobaannya.

Hasil dari penelitian tersebut telah di terbitkan dalam sebuah jurnal dengan judul The Journal of Neuroscience bahwa seseorang yang mengalami insomnia yang akut mengalami kerusakan fisik secara permanen dan hilangnya beberapa sel otak terutama sel otak yang berhubungan dengan respon kewaspadaan dan kognitif. Hal ini dikarenakan protein yang menjadi pelindung dari neuron mengalami pengurangan atau penurunan kinerja sebagai pelindung. Maka dari itu insomnia tidak boleh dianggap remeh.

  • Kanker

12

Kanker merupakan salah satu penyakit yang ditakuti oleh setiap orang. Kenapa? Karena kanker merupakan salah satu penyakit mematikan dan memiliki tingkat kesembuhan yang kecil. Walaupun demikian, jika kita masih diberikan umur yang panjang maka kita akan disembuhkan. Nah, sebenarnya penyakit kanker tidak langsung dapat menyerang kecerdasan seseorang.

Sebenarnya yang dapat menurunkan kerja sel-sel pada otak adalah pengobatannya seperti kemoterapi. Pengobatan dengan model seperti ini sangat berbahaya bagi kesehatan organ-organ lain. Karena harus memasukkan bahan-bahan kimia kedalam tubuh untuk membunuh sel kankernya. Sedangkan jika terdapat organ disekitarnya tidak kuat, maka bisa jadi organ tersebut akan mengalami kelumpuhan sehingga tidak lagi berfungsi dengan baik.

Menurut sebuah penelitian yang dituliskan dalam Journal of clinical Oncology bahwa pengobatan dengan cara kemoterapi dapat menyebabkan penurunan kerja kognitif pada otak. Sehingga sangat tidak disarankan kepada pasien untuk dilakukan pengobatan dengan cara ini kecuali jika sang pasien dan keluarga sudah siap dengan segala akibatnya. Walaupun demikian, pengobatan dengan cara kemoterapi tetap ada yang berhasil menyembuhkan atau mematikan sel kankernya dan masih ada yang kuat untuk hidup dengan metode pengobatan kemoterapi tersebut.

  • Gegar Otak

13

Penyakit ini memang langsung menyerang otak manusia. Menurut penelitian yang tertuang pada sebuah jurnal yang berjudul Jurnal Radiologi bahwa benjolan yang terdapat dikepala dapat mengganggu kinerja otak manusia terutama pada wanita. Menurut peneliti dari Taiwan mengatakan bahwa wanita yang mengalami cidera otak ringan akan memiliki kecenderungan menjadi lebih bodoh atau tingkat kecerdasannya mengalami penurunan setelah melakukan uji MRI.

Para penelitipun mengambil kesimpulan bahwa perempuan lebih rentan terkena cidera otak dibandingkan dengan laki-laki dan kecenderungan untuk sembuhnya juga rendah. Sehingga disarankan seorang wanita untuk dapat menjaga kesehatan dan kehidupannya.

Gimana sudah tahukan penyebab dan penyakit yang dapat mengganggu saraf otak yang mengakibatkan seseorang menjadi bodoh atau lambatnya proses kerja otak. Sering dikatakan sebagai ‘bodoh’ membuat sejumlah orang merasa tak beruntung atau malah bersifat pendiam. Mungkinkan kedepan ada metode baru dan cara baik dalam membantu mereka yang memiliki kecerdasan terbatas (bodoh).

Namun dari sisi lain keluargalah yang paling berpengaruh dalam membantu kamu. Seperti misalnya, mengajari kamu dengan perlahan-lahan, memberi waktu tambahan belajar (les privat), mendukung dengan memberi hadiah agar kamu lebih termotivasi dalam belajar.

14

Namun gimana dengan mereka (anak-anak) yang sering mendapat kekerasan dari keluarga sendiri, apakah hal semacam itu dapat menganggu otak sarafnya? Atau malah sering memukul anak dapat menyebabkan mereka bodoh?

Dampak Buruk Pada Anak Yang Sering Dipukuli Orangtuanya

15

Beragam edukasi mengenai bahaya melakukan kekerasan pada anak, meski untuk tujuan positif, sudah sering didengar. Namun, pada kenyataannya praktik tersebut masih saja berlangsung. Padahal, ada beragam dampak buruk dari kebiasaan ini. Segala bentuk kekerasan, baik secara fisik maupun verbal, akan meninggalkan luka dalam diri kamu entah terlihat atau tersembunyi dalam hatinya.

16

Denise CumminsPhD, Cognitive Scientis dan penulis Good Thinking: Seven Powerful Ideas that Influence the Way We Think, menguraikan tiga dampak buruk pada anak yang sering mendapatkan pukulan dari orangtua. Mengajarkan hadapi konflik dengan kekerasan. Anak menjadi minder dan susah percaya orang lainAnak menjadi bodoh. Bahkan kekerasan tidak sebatas pukulan dan cubitan. Sebab, umpatan dan hinaan juga termasuk dalam kekerasan secara verbal.

Anak yang terbiasa dibilang bodoh, tidak becus dan malas akan tumbuh menjadi orang dewasa yang tidak cemerlang secara akademis. Mereka juga selalu meragukan kemampuan diri sendiri. Gimana? Masih mau mengajarkan anak dengan kekerasan ataupun perkataan yang dapat menghancurkan kepercayaan dirinya?